“Rivals can easily copy your improvements in quality and efficiency.
But they shouldn’t be able to copy your strategic positioning –
what distiguishes your company from all the rest.”

Michael A. Porter, 1996.

Rabu, November 10, 2010

LogMeIn, cara mudah remote komputer

thread. Sebagian dari anda mungkin bertanya-tanya apasih maksudnya? baik, saya akan mencoba sedikit menerangkan tentang remote komputer dan layanan gratis LogMeIn.com. Remote komputer bisa diartikan mengendalikan komputer dari tempat terpisah dengan menggunakan jaringan LAN mauoun internet. Dengan melakukan remote, maka remoter akan bisa mengendalikan komputer target dari manapun dia berada.
Masalahnya, jika remote dilakukan dengan media internet, target komputer harus memiliki sebuah IP publik statik yang tidak berubah-ubah dan tidak share dengan komputer lain. Selain itu, komputer target harus konek secara langsung dengan internet. Namun, ada cara sangat sederhana yang bisa di lakukan tanpa bingung-bingung melakukkan pengaturan. Caranya adalah dengan menggunakan layanan gratis dari LogMeIn.com. Dengan layanan ini, kita hanya tinggal login dan secara langsung kita bisa meremote komputer target dengan menggunakan browser kita.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus anda lakukan untuk menggunakan layanan LogMeIn.com :

1. Pertama, anda terlebih dahulu mendaftar untuk mendapatkan account di LogMeIn.com setelah sukses mendaftar dan telah mengaktifkan account anda, silahkan login dengan menggunakan komputer yang akan menjadi target remote dan masuk ke bagian My Computers.

2. Klik pada link add komputer. Sistem akan membawa anda kesebuah halaman dimana anda harus mendownload software client. Silahkan download sofwarenya dan simpan pada direktori anda karena ini bisa di guanakan untuk menginstallnya di komputer lain.>/p>

3. Jalankan software yang anda download tadi dan lakukan instalasi hingga selesai dan anda di tanya tentang informasi account anda di LogMeIn.com. Masukkan sesuai accounnt anda lengkap dengan password serta kode verifikasi komputer dan klik finish .

4. Jika komputer berhasil tersambung dengan server LogMeIn, maka icon LogMeIn pada try icon, akan menunjukkan tulisan LogMeIn – Enabled and Online. namun jika gagal, maka akan muncul tulisan LogMeIn – Enabled but offline (silahkan periksa kembali koneksi internet anda atau account settingnya).

5. Jika komputer sudah tersambung dengan server LogMeIn, maka anda sudah bisa melakukan remote menggunakan account yang sudah anda isikan tadi dari manapun anda berada di seluruh dunia. Caranya, anda tinggal buka browser dan arahkan ke alamat www.LogMeIn.com kemudian login.

6. setelah berhasil login, masuk pada halaman My Computers, dan anda akan melihat nama komputer anda yang bisa anda remote, jika komputer anda tidak tersambung akan ada keterangan offline di belakang daftar komputer anda. klik link pada nama komputer anda dan sistem akan membawa anda kehalaman remote tetapi sebelumnya anda akan di minta mengisi kode verifikasi komputer yang sudah anda isikan, jika tidak anda akan diminta memasukkan username dan password log on windows komputer target. Ini untuk memastikan bahwa anda benar-banar pemilik komputer tersebut.

mycomlogmein

connectlogmein

accesslogmein

connectedlogmein

remotedlogmein

7. Setelah sukses, silahkan klik Remote This Computer dan anda akan di suguhkan halaman desktop komputer target dalam halaman browser anda. Sampai disini, anda sudah bisa mengendalikan komputer anda dari jarak ribuan kilo, melintas gunung maupun menyeberangi lautan dan samudera sekalipun :D . Tanpa batas, anda bisa melakukan apapun seperti layaknya anda berada di depan komputer tersebut secara langsung tanpa anda harus memiliki ip publik.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Minggu, November 07, 2010

Tips Cara Mengatasi Error 619 Indosat M2

thread .
Bagi anda pemain lama di koneksi internet Indosat M2, mungkin pesan error apapun bukan masalah yang besar. Tapi buat kita yang masih pemula pemakai indosat M2 apapun paketnya, saat terjadi kesalahan hingga mendapati pesan error pasti akan membuat pusing nggak ada obatnya. Mau gemana biar bisa connect lagi? Telepon customer service sibuk terus. Nah, mungkin artikel singkat berikut ini dapat membantu permasalahan koneksi error yang terjadi pada kartu indosat M2 anda.

O iya, pesan error yang dimaksud disini adalah seperti di bawah ini:

Error 619 - A connection to the remote computer could not be established, so the port used for this connection was closed.

Langsung saja ke tips mengatasi koneksi error 619 indosat m2. (Nb: tips ini adalah pengalaman pribadi, mungkin bisa gagal di kasus lain)

  1. Lepas semua kabel dan modem serta kartu IM2 dari port komputer.

  2. Uninstall program driver modem IM2.

  3. Restart komputer anda (jangan komputer orang lain yang di-restart, hege).

  4. Pasang kembali modem,dkk. Otomatis, instal program driver modem IM2 (biasanya namanya Access Manager).

  5. Setting sesuai petunjuk yang anda dapatkan saat pertama pengaktifan perdana indosat M2.
    Seperti username, password, APN dan lainnya.

  6. Setelah anda yakin kalau semua settingan BENAR, periksa apakah ada jaringan atau tidak.

  7. Jaringan siap, koneksikan modem Indosat iM2 anda.


Selesai. Beres 'kan? Kalau gagal mungkin ada yang salah dengan APN, username atau mungkin password. Anda dapat mengunjungi indosatm2.com untuk mencoba kebenaran kombinasi username dan password IM2 anda dengan cara login. Sebagai catatan, biasanya APN yang digunakan adalah IndosatM2 (tanpa spasi)

Semoga tips singkat ini dapat membantu anda. Jika ada yang lebih maknyos silakan di-share via komentar.
Selamat berinternet ria.

Selasa, Oktober 05, 2010

Tata Kelola TI menurut ITGI

dari thread sebelah. Tata kelola TI atau IT Governance merupakan topik yang cukup popoler saat ini dimana organisasi menyadari perlunya pengukuran kontribusu TI bagi bisnis. Menurut Peterson (2003), tata kelola TI lebih luas cakupannya dari pada manajemen TI (IT Management). Manajemen TI fokus pada penyediaan layanan dan produk TI yang efektif untuk internal organisasi dan pengelolaan operasi TI saat ini. Sedangkan, tata kelola TI fokus pada menampilkan dan mentransformasikan TI untuk memenuhi kebutuhan bisnis (internal focus) saat ini dan masa depan serta untuk memenuhi kebutuhan customer (eksternal focus). Oleh karena itu, tata kelola TI bertujuan untuk memaksimalkan potensi sumber daya yang ada, dan menghindari tumpang tindih alokasi waktu, biaya dan sumber daya manusia, serta mengurangi risiko dalam pengembangan TI sehingga menjamin investasi TI dapat memberikan hasil yang optimal.

Banyak definis mengenai tata kelola TI, namun pada postingan kali ini akan dibahas kerangka kerja menurut ITGI (IT Governance Institute), sebuah lembaga yang menjadi rujukan dalam pengembangan bidang ini. ITGI mendefinisikan tata kelola TI sebagai tanggung jawab dari dewan direksi dan manajemen eksekutif. Tata kelola TI adalah bagian tak terpisahkan dari tata kelola korporasi (corporate governance) yang terdiri dari kepemimpinan (leadership), struktur-struktur organisasi, dan proses-proses yang menjamin bahwa TI organisasi mendukung dan memperluas strategi dan tujuan organisasi (Grembergen,et.al., 2004).

Menurut ITGI (2006), tata kelola TI pada dasarnya berfokus pada dua hal yaitu bagaimana TI memberikan nilai tambah bagi bisnis dan penanganan risiko pada implementasi TI. Tujuan tata kelola TI menurut ITGI adalah mengarahkan investasi TI untuk menjamin performa TI memenuhi tujuan-tujuan berikut (Betz, 2007):

  • Kesesuaian TI dengan organisasi dan realisasi keuntungan yang dijanjikan
  • Penggunan TI memungkinkan organisasi memaksimalkan manfaat dan memperbesar peluang
  • Pertanggungjawaban dalam penggunanan sumber daya TI
  • Manajemen yang sesuai dengan risiko-risiko yang berkaitan dengan TI.

Berdasarkan “Board Briefing on IT Governance” (ITGI, 2003), tata kelola TI memperhatikan dua hal yaitu nilai tambah TI bagi bisnis dan mitigasi risiko TI. Nilai TI didorong oleh penyelarasan strategis TI dan bisnis, sedangkan mitigasi risiko didorong oleh tanggung jawab kepada organisasi. Keduanya membutuhkan dukungan dari sumberdaya yang cukup dan dapat diukur untuk menjamin bahwa hasil yang diharapkan terpenuhi. Hal ini mengarah pada lima area utama untuk tata kelola TI yang didorong oleh nilai yang diberikan kepada stakeholder (stakeholder value drivers). Dua diantara area tersebut merupakan hasil, yaitu pengiriman nilai (value delivery) dan manajemen risiko (risk management). Tiga area lainnya merupakan pendorong, yaitu keselarasan strategis (strategic alignment), manajemen sumberdaya (resource management), dan pengukuran performa (performance measurement). Hubungan kelima area ini dapat dilihat pada gambar berikut ini.

itgov

Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan tata kelola TI pada suatu organisasi digerakkan oleh pemberian nilai tambah bagi stakeholder. Untuk memberikan nilai tambah ini dilakukan penyelarasan strategis dan penentuan solusi-solusi yang kolaboratif antara TI dan bisnis. Dari proses tersebut ditentukan nilai tambah TI yang kemudian dilakukan pengoptimalan pengeluaran dan pembuktian nilai tambah TI tersebut bagi bisnis. Pemberian nilai tambah ini membutuhkan manajemen resiko yang bertujuan untuk penyelamatan asset TI, pemulihan dari bencana dan keberlangsungan operasi TI. Selanjutnya dibutuhkan manajemen sumberdaya untuk mengoptimalkan pengetahuan (knowledge) dan infrastruktur TI. Keseluruhan area ini dapat dikelola dengan tepat melalui pengukuran performa dengan penelusuran penyelesaian proyek dan memonitor layanan TI.

Sumber:

  • Grembergen, W. V., De Haes, S., Guldentops, E,, “Structures, Processes, and Relational Mechanisms for IT Governance” dalam “Strategies for Information Technology Governance”, Idea Group Publishing, USA, 2004

  • Betz, Charles Y. Architecture and Patterns for IT Service Management, Resource Planning, and Governance: Making Shoes for the Cobbler’s Children, Elsevier Inc., San Fransisco, 2007.

  • Peterson, R. R., “Integration Strategies and Tactics for Information Technology Governance” dalam “Strategies for Information Technology Governance”, Idea Group Inc., 2004.

  • IT Governance Institute, “Board Briefing on IT Governance, 2nd Edition” , 2003, diakses dari http://www.itgi.org.

Kamis, September 23, 2010

Sistem Manajemen Content

Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).

Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.


Berikut dibawah ini pemanfaatan CMS:

  • Website perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi / blog.
  • Dan lain-lain.

Salah satu perangkat lunak Content Management System yang dikenal luas yaitu MediaWiki, perangkat lunak yang dipakai di Wikipedia dan proyek-proyek sejenis dan mereka memiliki kekuranan maupun kelebihan.

Minggu, Agustus 29, 2010

Mengaktifkan function =terbilang( ) pada Excell

diperuntukkan nilai angka menjadi terbilang:

120000 = "seratus dua puluh ribu"

Bagi Anda yang kesulitan menerapkan macro ini di Excell , berikut adalah petunjuk singkatnya.

  1. Bukalah berkas Excel yang baru, atau berkas milik Anda yang ingin ditambahi kode dibawah ini.
  2. Pergilah ke Tools > Macro > Visual Basic Editor. Langkah ini dapat pula Anda tempuh dengan menekan Alt + F11. Langkah ini akan membuka satu jendela khusus untuk Visual Basic Editor.
  3. Di bagian VBAProject di panel sebelah kiri, klik-kanan ThisWorkbook > Insert > Module.
  4. Di bagian kosong yang terbuka di bagian kanan, tuliskan kode macro yang tadi dibuka di WordPad. Silakan salin-dan-tempel (attachment terlampir).
  5. Kembalilah ke jendela Excel Anda, dan cobalah tuliskan formula terbilang di salah satu sel. Misalnya, tulislah =terbilang(123) maka hasilnya akan berupa tulisan seratus dua puluh tiga rupiah. Anda juga dapat menulis formula dengan =terbilang(B3), misalnya, dan sel B3 berisi angka yang ingin dibuat teks.
syntax lampiran :
-------------------------------------
Option Explicit

Function Terbilang(ByVal MyNumber)
Dim Rupiah, Sen, Temp
Dim Des, Desimal, Count, Tmp

Dim IsNeg

ReDim Place(9) As String
Place(2) = "ribu "
Place(3) = "juta "
Place(4) = "milyar "
Place(5) = "trilyun "

'Ubah angka menjadi string
MyNumber = Round(MyNumber, 2)
MyNumber = Trim(Str(MyNumber))

'Cek bilangan negatif
If Mid(MyNumber, 1, 1) = "-" Then
MyNumber = Right(MyNumber, Len(MyNumber) - 1)
IsNeg = True
End If

'Posisi desimal, 0 jika bil. bulat
Desimal = InStr(MyNumber, ".")
'Pembulatan sen, dua angka di belakang koma
Des = Mid(MyNumber, Desimal + 2)
If Desimal > 0 Then
Tmp = Left(Mid(MyNumber, Desimal + 1) & "00", 2)
If Left(Tmp, 1) = "0" Then
Tmp = Mid(Tmp, 2)
Sen = Satuan(Tmp)
Else
Sen = Puluhan(Tmp)
End If
MyNumber = Trim(Left(MyNumber, Desimal - 1))
End If

Count = 1
Do While MyNumber <> ""
Temp = Ratusan(Right(MyNumber, 3), Count)
If Temp <> "" Then Rupiah = Temp & Place(Count) & Rupiah
If Len(MyNumber) > 3 Then
MyNumber = Left(MyNumber, Len(MyNumber) - 3)
Else
MyNumber = ""
End If
Count = Count + 1
Loop

Select Case Rupiah
Case ""
Rupiah = "nol rupiah"
Case Else
Rupiah = Rupiah & "rupiah"
End Select

Select Case Sen
Case ""
Sen = ""
Case Else
Sen = " dan " & Sen & "sen"
End Select

If IsNeg = True Then
Terbilang = "minus " & Rupiah & Sen
Else
Terbilang = Rupiah & Sen
End If

End Function

'**************************************
' Mengubah angka 100-999 menjadi teks *
'**************************************
Function Ratusan(ByVal MyNumber, Count)
Dim Result As String
Dim Tmp

If Val(MyNumber) = 0 Then Exit Function
MyNumber = Right("000" & MyNumber, 3)

'Mengubah seribu
If MyNumber = "001" And Count = 2 Then
Ratusan = "se"
Exit Function
End If

'Mengubah ratusan
If Mid(MyNumber, 1, 1) <> "0" Then
If Mid(MyNumber, 1, 1) = "1" Then
Result = "seratus "
Else
Result = Satuan(Mid(MyNumber, 1, 1)) & "ratus "
End If
End If

'Mengubah puluhan dan satuan
If Mid(MyNumber, 2, 1) <> "0" Then
Result = Result & Puluhan(Mid(MyNumber, 2))
Else
Result = Result & Satuan(Mid(MyNumber, 3))
End If

Ratusan = Result

End Function

'*******************
' Mengubah puluhan *
'*******************
Function Puluhan(TeksPuluhan)
Dim Result As String

Result = ""
' nilai antara 10-19
If Val(Left(TeksPuluhan, 1)) = 1 Then
Select Case Val(TeksPuluhan)
Case 10: Result = "sepuluh "
Case 11: Result = "sebelas "
Case Else
Result = Satuan(Mid(TeksPuluhan, 2)) & "belas "
End Select
' nilai antara 20-99
Else
Result = Satuan(Mid(TeksPuluhan, 1, 1)) _
& "puluh "
Result = Result & Satuan(Right(TeksPuluhan, 1))
'satuan
End If
Puluhan = Result
End Function

'********************************
' Mengubah satuan menjadi teks. *
'********************************
Function Satuan(Digit)
Select Case Val(Digit)
Case 1: Satuan = "satu "
Case 2: Satuan = "dua "
Case 3: Satuan = "tiga "
Case 4: Satuan = "empat "
Case 5: Satuan = "lima "
Case 6: Satuan = "enam "
Case 7: Satuan = "tujuh "
Case 8: Satuan = "delapan "
Case 9: Satuan = "sembilan "
Case Else: Satuan = ""
End Select
End Function

-------------------------------